Bagi banyak orang di berbagai belahan dunia, kopi adalah minuman yang disayangi. Kopi begitu populer sehingga orang-orang meminumnya hingga 3 kali sehari, yaitu pagi (sarapan), sore (makan siang), dan bahkan di malam hari! Ada banyak metode berbeda untuk menjaga kopi tetap segar. Berikut adalah cara DIY yang efektif yang dibagikan dari lifehacker yang menggunakan kaleng kopi!
Ya, kopi dulu dijual dalam kantong dan barel besar yang dibawa orang-orang. Itu tidak terlalu praktis. Kopi dalam kaleng logam mulai muncul pada pergantian abad. Kaleng-kaleng ini terbuat dari jenis logam khusus yang disebut timah, dan mereka memiliki kunci ramah-anak yang tak kalah praktis untuk membukanya. Ide kemasan kopi gaya Jepang menjadi populer dan mendapatkan banyak peminat karena ini adalah era ketika semua orang ingin mengonsumsi biji kopi seduh segar mereka di mana saja mereka pergi. Seperti yang bisa Anda lihat dari tinjauan, banyak orang masih memilih penyimpanan kaleng logam untuk kopi mereka bahkan hingga sekarang.
Alasan pertama dan paling jelas adalah kaleng timah merupakan cara yang sangat baik untuk menyimpan kopi. Pertama, mereka kedap udara. Ini penting karena udara dapat mempengaruhi rasa dan aroma kopi agar tetap tidak berubah sehingga setiap cangkir akan lebih nikmat. Kedua, kaleng timah kuat dan tahan lama. Mereka bisa menahan beberapa benturan kecil tanpa mengalami kerusakan. Ini sangat membantu ketika Anda membawa kopi ke lokasi yang berbeda. Ketiga, kaleng timah dapat didaur ulang setelah digunakan. Dengan cara ini, barang-barang tersebut dapat menjadi bagian dari pembuatan produk baru dan pengurangan limbah untuk menyelamatkan planet kita bagi generasi mendatang.
Kaleng kopi lebih baik untuk menyimpan kopi, dan jauh lebih ramah lingkungan daripada jenis kemasan lainnya. Kaleng kopi memberikan contoh yang baik dari hal ini, karena terbuat dari logam - yang dapat didaur ulang. Ini adalah hal yang baik untuk didaur ulang, yang memberikan manfaat bagi Bumi kita dengan memungkinkan bahan dan barang lainnya, yang kita anggap limbah atau tidak berguna, digunakan lagi setelah penggunaan pertama sehingga mereka tidak berakhir di incinerator dengan sampah lainnya. Kedua, kaleng menggunakan sumber daya lebih sedikit untuk diproduksi dibandingkan dengan jenis kemasan lainnya - baik itu plastik atau kaca. Ini mengurangi jumlah limbah yang dihasilkan dan mengurangi sumber daya alam yang digunakan. Dengan memilih menggunakan kaleng kopi, Anda membuat keputusan yang akan membantu melestarikan lingkungan dan menjaganya tetap bersih untuk semua orang.
Cara Menyimpan Kopi Segar dalam Kaleng Tin Berikut adalah proses yang sangat sederhana untuk melakukannya. Langkah 1: Bersihkan dan Keringkan Kaleng Tin Setidaknya mencoba menjaga agar kotoran dan kelembapan tidak masuk itu sangat penting. Selanjutnya, sendokkan biji kopi Anda ke dalam kaleng tin sambil memastikan meninggalkan sedikit ruang di bagian atas kaleng. Ini memberikan ruang untuk ekspansi dan biji kopi tetap bersih. Langkah Tiga: Segel tutup kaleng dengan erat pada kaleng tin. Ini membantu mencegah udara masuk dan membuat kopi bertahan lebih lama. Simpan kaleng di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari cahaya dan panas. Dengan menyimpannya di tempat yang tepat, Anda akan menikmati rasa kopi segar lebih lama.